Palembang, Kompas - Sastra Sumatera Selatan tertinggal dibandingkan daerah lain di Sumatera bagian selatan. Ketertinggalan itu tampak dari sedikit nya jumlah novel karya penulis asal Sumsel. Hal itu dikatakan Koordinator Institut Jurnalistik Palembang (IJP) Maspril Aries dalam acara peluncuran novel berjudul Angin karya Toton Dai Permana, Sabtu (23/1) di Kampus Stisipol Candradimuka, Palembang.
26 Januari 2010
16 Desember 2009
Ketika Kata Menjadi Ikatan Bersaudara
Di salah satu lantai Menara KL, para penyair nusantara antre baca puisi.
Boleh saja negar
a berselisih paham, tapi para penyair tetap ingin menjalin ikatan rasa bersaudara. Dan, begitulah tekad sekitar 100 penyair nusantara--Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand, dan Filipina--yang berkumpul di Kuala Lumpur, 20-22 November lalu. ''Meskipun Indonesia dan Malaysia masih berselisih soal Ambalat dan tari pendet, kami, para penyair senusantara, harus tetap bersaudara,'' kata Shobier Purwanto, sekjen Komunitas Sastra Indonesia (KSI).
a berselisih paham, tapi para penyair tetap ingin menjalin ikatan rasa bersaudara. Dan, begitulah tekad sekitar 100 penyair nusantara--Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand, dan Filipina--yang berkumpul di Kuala Lumpur, 20-22 November lalu. ''Meskipun 07 Desember 2009
Prof. Muhammad Haji Salleh Ceramah di Universitas Bina Darma
![]() |
| Muhammad Haji Salleh |
Pesta Penyair di Kuala Lumpur
30 November 2009
Pesta Penyair Nusantara Kuala Lumpur
13 November 2009
Pertemuan Penyair Nusantara Kuala Lumpur 2009
PERTEMUAN PENYAIR NUSANTARA KE-3
NUSANTARA POETRY GATHERING 2009
PENGENALAN
PENA menganjurkan Pertemuan Penyair Nusantara ke-3 (PPN3) dengan kerjasama Jabatan Kebudayaan dan Kesenian Negara (JKKN), Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), dan Institut Terjemahan Negara Malaysia (ITNM).
Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) ini bermula di Medan pada tahun 2007 dengan nama Pesta Penyair Nusantara sebagai usaha untuk menghimpunkan penyair dari rantau Asia Tenggara khususnya, dan dari seluruh dunia umumnya. Acara ini diasaskan oleh badan budaya bukan kerajaan, iaitu komuniti penyair di Indonesia dan kemudian berkembang dengan disertai oleh komuniti sastera dan budaya dari Malaysia dan Brunei.
NUSANTARA POETRY GATHERING 2009
PENGENALAN
PENA menganjurkan Pertemuan Penyair Nusantara ke-3 (PPN3) dengan kerjasama Jabatan Kebudayaan dan Kesenian Negara (JKKN), Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), dan Institut Terjemahan Negara Malaysia (ITNM).
Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) ini bermula di Medan pada tahun 2007 dengan nama Pesta Penyair Nusantara sebagai usaha untuk menghimpunkan penyair dari rantau Asia Tenggara khususnya, dan dari seluruh dunia umumnya. Acara ini diasaskan oleh badan budaya bukan kerajaan, iaitu komuniti penyair di Indonesia dan kemudian berkembang dengan disertai oleh komuniti sastera dan budaya dari Malaysia dan Brunei.
Langganan:
Postingan (Atom)










